(+62967) 587726    kanreg9jpr@gmail.com

PERLINDUNGAN  ( BAB XI PASAL 308 )

  1. Pemerintah wajib memberikan perlindungan bagi PNS berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan bantuan hukum
  2. Perlindungan jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian di berikan dalam program jaminan sosial nasional
  3. Jaminan bantuan hukum diberikan didalam perkara yang di hadapi terkait pelakasanaan tugasnya.
  4. Jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah 70 tahun 2015. Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam menjalankan tugas dan kewajiban, dalam keadaan lain yang berhubungan dengan dinas, karena perbuatan anasir yang tidak bertanggung jawab tetapi sebagai akibat dari pelaksanaan tugas,dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja dan sebaliknya,  yang menyebabkan penyakit akibat kerja.
  5. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) merupakan perlindungan  atas resiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan, dan tunjangan cacat
  6. Jaminan Kematian (JKM) merupakan perlindungan atas resiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja berupa santunan kematian
  7. Peserta JKK dan JKM terdiri dari CPNS, PNS dan PPPK
  8. Pemberian manfaat JKK dan JKM terhitung mulai tanggal 01 juli 2015
  9. Kepersertaan JKK dan JKM dinilai sejak tanggal pengangkatan dan penggajiannya dibayarkan serta berakhir apabila peserta di berhentikan sebagai PNS atau di putuskan hubungan perjanjian kerja sebagai PPPK
  10. Iuran JKK di tanggung oleh pemberi kerja dan biasanya iuran JKK adalah sebesar 0,24 % dari gaji peserta setiap bulan. Iuran bagi peserta yang gajinya dibayarkan melalui APBN di bebankan pada APBN dan iuran bagi peserta yang gajinya dibayarkan melalui APBD dibebankan pada APBD
  11. Jaminan kematian diberikan kepada peserta yang wafat. Jaminan kematian berupa santunan kematian yang di berikan kepada ahli waris dengan rincian. Santunan sekaligus berupa uang sebesar Rp. 15.000.000,-, uang duka wafat sebesar 3 kali gaji terakhir, biaya pemakaman sebesar Rp. 7.500.000,-, bantuan bea siswa sebesar Rp. 15.000.000,-untuk satu orang anak yang masih sekolah/kuliah, maksimal berusia 25 tahun belum menikah, belum kerja dan minimal kepesertaan selama 3 tahun.